BERSAHABAT, BERSEMANGAT, BER-BHINNEKA

Foto ini sangat susah untuk didapatkan karena proses yang sangat panjang ternyata butuh lebih dari 10 tahun untuk kembali bertemu untuk kembali belajar berdiskusi dan bercanda semua adalah tentang perjalanan kehidupan siapa yang tidak menyangka bahwa kita dulu punya teman yang biasa-biasa saja sekarang sudah menjadi luar biasa.

Ternyata waktu itu sangat singkat mulai dari awal bertemu Kemudian bertemu lagi siklusnya seperti itu bertemu Kemudian bertemu lagi bila tidak bertemu tentu sudah berakhir maknanya adalah bagaimana cara kita berteman cara kita berteman menentukan Bagaimana kualitas kita untuk berteman kualitas tersebut adalah saling Memberikan manfaat bukan saling memanfaatkan.

Berteman tentu tidak selalu sependapat ibarat musik tidak selalu seirama kadang nada yang dimainkan tidak sesuai dengan selera kadang membuat kesal menurut kita iramanya ribut dan bising tetapi bisa jadi menurut teman kita itu adalah musik yang mengasyikkan lagi-lagi Bagaimana cara kita berteman agar pertemanan itu indah tentu dengan Sikap saling menghargai dan menghormati Sikap saling memberi dan menerima jangan selalu menerima tetapi memberi jarang itu bisa merusak pertemanan.

Latar belakang bisa jadi berbeda apalagi dalam pertemanan organisasi bisa jadi berbeda dan banyak lagi perbedaan yang terkadang membuat konflik pertemanan tetapi yang perlu diingat adalah prinsip persamaan bahwa diantara pertemanan pasti ada persamaannya salah satu diantaranya adalah persamaan visi tujuan kehidupan itu yang harus menguatkan pertemanan agar selalu tetap dekat selalu memberikan semangat selalu memberikan motivasi.

Ada beberapa pesan yang coba kami uraikan dalam tulisan yang sederhana ini dari pertemuan yang kami lakukan pertemuan yang asik pertemuan yang tidak membebankan tapi memberikan kebahagiaan yaitu pertemanan itu jangan sampai dikotomi karena kepentingan organisasi karena kepentingan keluarga dan kepentingan yang lainnya tentu kita menyadari semua memiliki kepentingan tetapi yang harus kita garis bawahi adalah jangan sampai kepentingan pribadi individualisme egoisme merusak kepentingan kebersamaan mendahulukan kepentingan kebersamaan justru lebih baik dan lebih mulia daripada kepentingan pribadi dan inilah yang merawat pertemanan.

Mencoba menjadi pendengar yang baik tentu tidak bertemu selama 10 tahun lebih banyak cerita yang ingin kita ceritakan tapi hal yang harus kita lakukan adalah menjadi pendengar yang baik kita mendengarkan Bagaimana cerita pengalaman dari teman-teman kita yang sudah 10 tahun lebih tidak bertemu itu akan menjadi ide gagasan yang luar biasa yang bisa kita terapkan di tempat kita bekerja di lingkungan masyarakat kita kemudian menambah semangat dalam hidup kita bisa jadi kita merasa kehidupan kita susah tetapi ternyata teman kita kehidupannya jauh lebih susah dari kita tetapi dia mampu menghadapi kesusahan tersebut mengubahnya menjadi peluang dan kebahagiaan dalam kehidupan.

Jangan sampai mendominasi pembicaraan ini juga harus kita perhatikan ketika berkumpul bersama teman-teman terkadang kita merasa banyak pengetahuan pengalaman yang kita miliki ingin kita ceritakan semuanya tetapi hal tersebut tidak baik juga karena kita juga harus memberikan kesempatan yang sama kepada teman-teman kita untuk bercerita dan bahkan memberikannya porsi yang lebih banyak untuk bercerita dibandingkan kita Saya pikir itu hal yang baik untuk dilakukan sesuatu yang mendominasi kurang baik tetapi harus proporsional seimbang semua memiliki peran semua memiliki fungsi agar peran dan fungsi sama-sama memainkan tugasnya maka berikanlah dia keseimbangan.

Pertemuan bukanlah akhir dari segalanya jangan sampai perbedaan pendapat di atas meja membuat suasana menjadi tidak nyaman tetapi sikap moderat sangat penting untuk dilakukan saling menghargai menghormati bertoleransi berprinsip seimbang adil harus kita lakukan pertemuan adalah awal dari pertemuan selanjutnya silaturahim jangan sampai terputus karena dengan silaturahim akan memperpanjang umur kita dengan silaturahim memperluas rezeki kita hal ini yang harus kita terapkan dalam ilmu pertemanan.

Setiap kebaikan harus didukung jangan sekedar didukung tetapi sama-sama dilaksanakan setiap diskusi jangan selesai tanpa adanya target atau tindak lanjut yang harus dilakukan seperti pertemuan yang kami lakukan salah satu diantaranya adalah kita ingin menuliskan pengalaman kita di organisasi pengalaman kita berteman ketika menyelesaikan kuliah S1 dalam bentuk tulisan book chapter atau buku antologi supaya bisa menjadi inspirasi motivasi bagi para pembaca selain itu profesi dari teman-teman kita sekarang sudah berbeda-beda tentu dari profesi tersebut harus saling memberikan perhatian memberikan nasehat agar terjadi peningkatan kinerja dari setiap profesi yang kita lakukan.

Jangan lupa kita saling mendoakan semoga keberhasilan kita adalah keberhasilan bersama semangat kita adalah semangat bersama membangun persaudaraan bukan membangun hal yang sederhana tetapi konsistensi dalam berteman sangat penting baik di dalam suka maupun duka Alhamdulillah bisa mendapatkan banyak ide gagasan semangat dan nasehat dari teman-teman yang luar biasa membangkitkan semangat untuk lebih baik di tahun 2024 saling mendoakan semoga kita berhasil semua saling mendoakan semoga kita selamat bahagia di dunia dan di akhirat.

Untuk yang selalu bermakna dalam kehidupan kepada Saudara kita sahabat kita dan Guru Kita; Ustadz Muhammad Asroi Dongan Ibnul Rahmad Kurniawan M Syafi’i Nasution Irham Bakti Pasaribu Freddy Sanda Hasibuan Syahminan Bung Rambe Insya Allah bertemu lagi Berdiskusi lagi Belajar lagi Berkarya lagi (Sumarto)


Sumarto sumarto

Leave a Reply

Your email address will not be published.