Site icon Literasi Kita Indonesia

Bersama Gol A Gong Safari Literasi di Rejang Lebong “Membuat Karya Puisi Bersama”

Rejang Lebong – Semangat literasi terus ditumbuhkan di Kabupaten Rejang Lebong melalui kegiatan Safari Literasi bersama Duta Baca Indonesia Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Gol A Gong. Kegiatan tersebut menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat dan peserta didik untuk mengenal lebih dekat dunia membaca, menulis, dan berkarya, khususnya melalui kegiatan “Membuat Karya Puisi Bersama.” Gol A Gong akan melaksanakan kegiatan Safari Literasi di Kabupaten Rejang Lebong pada tanggal 1 Oktober 2026 di Yayasan Literasi Kita Indonesia.

Kehadiran Gol A Gong dalam Safari Literasi memberikan pengalaman yang menarik bagi peserta. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan untuk menuangkan gagasan, perasaan, pengalaman, dan imajinasi menjadi sebuah karya yang bermakna.

Melalui kegiatan membuat puisi bersama, peserta diajak untuk menemukan ide dari lingkungan terdekat, seperti keluarga, sekolah, guru, teman, alam, dan kehidupan sehari-hari. Dari berbagai pengalaman tersebut, peserta kemudian belajar mengolah kata menjadi bait-bait puisi yang sederhana, kreatif, dan memiliki pesan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa menulis dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan. Peserta tidak hanya menjadi pembaca, tetapi juga didorong untuk menjadi pencipta karya. Dengan demikian, budaya literasi dapat tumbuh melalui pengalaman langsung dan kegiatan kreatif.

Dukungan Yayasan Literasi Kita Indonesia

Safari Literasi di Rejang Lebong juga mendapat dukungan dari Yayasan Literasi Kita Indonesia bersama satuan pendidikan yang berada di bawah naungannya, yaitu SPS Literasi Qur’ani, RA Tunas Literasi Qur’ani, SD Literasi Qur’ani, dan PKBM Literasi Qur’ani.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Yayasan Literasi Kita Indonesia dalam mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berkarya di lingkungan pendidikan serta masyarakat. Literasi ditempatkan sebagai bagian penting dalam proses pendidikan untuk membangun peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir, berkomunikasi, berkreasi, dan mampu menyampaikan gagasan secara positif.

Ketua Yayasan Literasi Kita Indonesia, Dr. Sumarto, M.Pd.I dan Dr. Emmi Kholilah Harahap, M.Pd.I Pembina Unit Sekolah SPS, RA, dan SD Literasi Qur’ani, menekankan pentingnya memberikan ruang kepada anak dan peserta didik untuk berani membaca, menulis, dan menghasilkan karya.

Menurutnya, kegiatan literasi akan semakin bermakna ketika peserta didik mendapatkan kesempatan untuk mengalami secara langsung proses kreatif. Membaca memberikan pengetahuan, sedangkan menulis memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengungkapkan gagasan dan pengalaman dalam bentuk karya.

Puisi sebagai Media Ekspresi dan Kreativitas

Kegiatan “Membuat Karya Puisi Bersama” menjadi salah satu bentuk kegiatan yang dapat mengembangkan kreativitas peserta. Puisi memberikan ruang yang luas bagi peserta untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman melalui pilihan kata yang mereka miliki.

Dalam prosesnya, peserta dapat belajar menentukan tema, menemukan kata-kata yang sesuai, menyusun kalimat, membangun suasana, serta menyampaikan pesan melalui karya. Proses tersebut secara tidak langsung melatih kemampuan berbahasa, imajinasi, kepekaan terhadap lingkungan, dan keberanian untuk menyampaikan gagasan.

Bagi peserta didik di SPS dan RA Literasi Qur’ani, kegiatan literasi dapat dikenalkan melalui aktivitas sederhana sesuai dengan tahap perkembangan anak. Sementara bagi peserta didik SD Literasi Qur’ani, kegiatan menulis dapat diarahkan pada pengembangan cerita, puisi, catatan pengalaman, dan karya sederhana lainnya.

Adapun PKBM Literasi Qur’ani memiliki peran dalam memperluas budaya literasi bagi peserta pendidikan kesetaraan dan masyarakat. Literasi dapat dikembangkan melalui kegiatan membaca, menulis, diskusi, keterampilan, serta pengembangan karya yang memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Membangun Budaya Literasi Berkelanjutan

Safari Literasi bersama Gol A Gong diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat dilanjutkan di lingkungan keluarga, sekolah, PKBM, dan masyarakat.

Kegiatan membaca bersama, menulis puisi, membuat cerpen, jurnal harian, pojok baca, diskusi buku, majalah sekolah, hingga penerbitan karya peserta didik dapat menjadi bagian dari gerakan literasi yang berkelanjutan.

Melalui dukungan berbagai pihak, budaya literasi diharapkan semakin berkembang di Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran tokoh literasi seperti Gol A Gong juga memberikan inspirasi bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk membaca, menulis, berkarya, dan memberikan manfaat melalui literasi.

Yayasan Literasi Kita Indonesia bersama SPS Literasi Qur’ani, RA Tunas Literasi Qur’ani, SD Literasi Qur’ani, dan PKBM Literasi Qur’ani terus berkomitmen mendukung gerakan literasi sebagai bagian dari pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Membaca untuk mengetahui, menulis untuk berkarya, dan berkarya untuk memberikan manfaat.

Yayasan Literasi Kita Indonesia
“Mendidik dengan Literasi Qur’ani, Mewujudkan Generasi Rahmatan lil’Alamin.”

Exit mobile version