+62-852-27-281672
info@literasikitaindonesia.com

Diskusi Panjang; Naskah Terbaik Masyarakat Bengkulu._

Menjadi bagian dari tim yang memberikan saran hingga proses seleksi naskah cerpen Sosio – Kultural masyarakat Bengkulu, khususnya Rejang Lebong, pelajaran tentang literasi sosial budaya daerah, menjadikan suasana lebih hangat untuk tetap mencintai dan melestarikannya._

Hadir dalam kegiatan diskusi yang panjang; Andyra Pratama Irianto (Sanggar Senyawa, Penulis), Iman Kurniawan (Penulis) dan Sanca Irawan Owner Penerbit Andhra Grafika, ada beberapa hal yang dibahas dalam kegiatan diskusi; 1. Asyik dan dinamis dalam menyampaikan argumentasi tentang mana pilihan yang tepat cerpen sosio – kultural yang masuk ke meja tim seleksi naskah, 2. Banyak cerpen masyarakat Bengkulu yang bagus untuk disampaikan kepada publik, menjadi karakter literasi kedaerahan, menjadi penarik para pendatang atau wisatawan bahkan ilmuan yang ingin mengetahui lebih mendalam tentang Rejang Lebong secara khusus dan secara umum Provinsi Bengkulu , 3. Ada cerpen yang menarik, mendalam dan menjadi pilihan dari Tim Seleksi yaitu Karya Indah Kurniati dengan judul “Namaku Tsuraya”, Hilangnya Kebun Kami”Hardiansyah” dan Tutum “Ferenisyah Ardiyanto.”

Tidak mudah dan penuh kehati-hatian serta pertimbangan yang pas para kurator dalam menentukan 10 naskah yang akan di pilih. Namun Alhamdulillah setelah melewati diskusi yang cukup alot, 10 dari 33 naskah yang masuk dalam Audisi Naskah Antologi cerpen Sosio kultural Rejang Lebong, pukul 19.40 WIB baru dapat diputuskan. Dikutip dari Owner Penerbit Andhra Grafika._

Sumarto sumarto

Respond For " Diskusi Panjang; Naskah Terbaik Masyarakat Bengkulu._ "