+62-852-27-281672
info@literasikitaindonesia.com

Coming Soon: BUKU PENDIDIKAN DAN PENGAMALAN PANCASILA

 

PENDIDIKAN DAN PENGAMALAN PANCASILA

Penyunting Dr. Sumarto, S.Sos.I, M.Pd.I

Pendidikan dan Pengamalan Pancasila sudah seharusnya dilakukan, ditanamkan dan dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai bukti kesadaran bernegara dan berbangsa. Tidak hanya dalam kertas atau buku mata pelajaran, pendidikan Pancasila sudah seharusnya sampai kepada tahap pengamalan kebangsaan. Nilai nilai pancasila terkandung dalam pembukaan UUD 1945 secara yuridis memiliki kedudukan sebagai pokok kaidah Negara yang fundamental. Adapun pembukaan UUD 1945 yang di dalamnya memuat nilai nilai pancasila mengandung empat pokok pikiran yang bilamana di analisis makna yang terkandung di dalam nya tidak lain adalah merupakan derivasi atau penjabaran dari nilai nilai pancasila.

Pokok pikiran pertama menyatakan bahwa Negara Indonesia adalah Negara persatuan, yaitu Negara yang melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, mengatasi segala paham golongan maupun perseorangan. Hal ini merupakan penjabaran sila ke tiga. Pokok pikiran ke dua, menyatakan bahwa Negara hendak mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam hal ini Negara berkewajiban mewujudkan kesejahteraan umum bagi seluruh warga Negara . mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pokok pikiran ini sebagai penjabaran sila ke lima.

Pokok pikiran ke tiga, menyatakan bahwa Negara berkedaulatan rakyat. Berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. Hal ini menunjuk kan bahwa Negara Indonesia adalah Negara demokrasi yaitu kedaulatan di tangan rakyak. Hal ini penjabaran dari sila ke empat. Pokok pikiran ke empat menyatakan bahwa Negara berdasarkan atas ketuhanan yang maha esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradap, ini merupakan sumber moral dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan. Hal ini mengadung arti bahwa Negara Indonesia menjunjung tinggi keberadaban semua agama dalam pergaulan hidup Negara. Hal ini merupakan penjabaran sila pertama dan kedua.

Hal ini dapat di simpulkan bahwa keempat pokok pikiran tersebut tidak lain merupakan perwujudan dari sila sila pancasila. Pokok pikiran ini sebagai dasar, fundamental dalam pendirian Negara, yang realisasi berikutnyaperlu di wujudkan atau di jelmakan lebih lanjut dalam pasal pasal UUD 1945. Dengan perkataan lain bahwa dalam penjabaran sila sila pancasila dalam peraturan perundang undangan bukanlah secara langsung dari sila sila pancasila melainkan melalui pembukaan UUD 1945. Barulah di konkritisasikan dalam pasal pasal UUD 1945. Selanjutnya di jabarkan lebih lanjut dalam berbagai macam peraturan perundang undangan serta hukum positif di bawahnya. Dalam pengerian inilah dapat di simpulakan bahwa pancasila merupakan dasar yang fundamental bagi Negara Indonesia terutama dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan Negara.

Penerbit Literasiologi Indonesia

Sumarto sumarto

Menulis tidak hanya menulis, tetapi menulis harus dengan pengetahuan, karena tulisan butuh pengakuan yaitu keilmuan menulis tentang apa yang ingin di tulis
Sumarto sumarto