+62-852-27-281672
info@literasikitaindonesia.com

Karya sederhana, Membentuk Karakter Anak

[10/ 2019] Karakter bisa di bentuk dengan perencanaan mendidik anak dengan benar. Karekter tidak bisa muncul dengan sekitika, karakter adalah proses pendidikan sejak dini yang harus di tanamkan oleh setiap orang tua. Begitu juga tugas dan amanah guru ketika mendidik anak di sekolah atau madrasah, harus memiliki karekater guru yang kuat sebagai karakter yang memberikan kasih sayang, cinta, harapan dan cita cita kepada anak – anak.

Gambar ni adalah sosok anak yang soleha, baik dan potensial menjadi anak masa depan, yang berbakti kepada agama, bangsa negara dan orang tua, pada hari ini dia menampilkan gambar sederhana, tapi esok dan masa yang akan datang dia akan menampilkan karya yang luar biasa dan bermanfaat bagi bangsa dan negaranya. Semua karya sederhana lahir dari proses pembentukan karakter anak yang harus di hargai dengan bintang bintang, dengan kasih sayang dan pengharapan bahwa karya itu adalah karya yang terbaik yang akan mengubah masa depannya dengan terus belajar.

Dia adalah Mumtaz Nur Kholilah Al Faruq Pohan, bersama teman teman nya meraih mimpi di bangku sekolah, bermain sambil belajar, memberikan semangat dan saling menolong, memperhatikan gurunya ketika mengajar, dan saling berbagi kepada teman temannya untuk persahabatan yang indah. Dia bercerita tentang sekolahnya yang indah, yang nyaman yang bisa membuatnya bahagia dan betah di sekolah bersama keluarga barunya.

Karakter harus di bangun sejak dini, di tanamkan sampai pada akar akarnya, hingga nanti ketika tumbuh dewasa angin kencang badai datang, dia akan selalu tegar dan kuat menghadapinya, karena akhlaknya sudah menjadi akar yang kuat untuk menompang segala bentuk probelem hidup yang datang.

Sumarto sumarto

Menulis tidak hanya menulis, tetapi menulis harus dengan pengetahuan, karena tulisan butuh pengakuan yaitu keilmuan menulis tentang apa yang ingin di tulis
Sumarto sumarto

Respond For " Karya sederhana, Membentuk Karakter Anak "