+62-852-27-281672
info@literasikitaindonesia.com

KEKUATAN SEDEKAH DI MASA PANDEMI COVID-19._

Al Munip, Jambi._

Manusia hidup didunia perlu mengenal istilah sosial karena pada dasarnya manusia hidup membutuhkan manusia lain. Makhluk sosial dan seorang mukmin yang sejati sudah sepatutnya kita ikut prihatin dengan kondisi saat ini. Kurang lebih sudah sepuluh bulan kita bergelut dengan masa pandemi mulai dari penerapan physical distancing, hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah yang terpetakan sebagai episentrum penyebaran. Pemerintah Indonesia sudah menempuh berbagai opsi, salah satu diantaranya sedekah yang diberikan oleh pemerintah kepada kita semua khususnya dikalangan pendidikan. Para siswa dan guru memperoleh bantuan berupa kuota belajar selama kurang lebih tiga bulan. Hal ini merupakan bentuk dan upaya pemerintah yang belum bisa menentukan hingga kapan berakhirnya masa pandemi ini.

Masa pandemi hingga saat ini sangatlah berdampak terhadap sektor perekonomian publik. Berdampak terhadap perusahaan maupun tenaga pekerja. Hal ini membawa efek yang cukup besar seperti meningkatnya jumlah pengangguran dan menurunnya kualitas  hidup. Bahkan pemerintahpun juga sudah ikut andil dalam berbagai kegiatan yang bersifat memberikan sumbangsi dan bantuan berupa materi maupun non materi. Kondisi tersebut membuat banyak kalangan yang ikut partisifatif untuk membantu pemerintah menetralkan kondisi saat ini salah satunya dengan bersedekah atau memberikan sebagian harta untuk saudara kita yang terkena dampak dari Covid-19.

Bersedekah atau memberikan sesuatu kepada orang lain sangat dianjurkan dalam islam. Apa lagi dalam situasi saat ini bersedekah atau membelanjakan harta yang halal adalah Ibadah yang sangat utama dikerjakan karena manfaatnya bukan hanya dialami si pemberi, tapi juga dirasakan orang lain. Artinya si pemberi bisa mendapatkan pahala sekaligus hikmah, yang menerima juga mendapatkan manfaat dari pemberian tersebut.

Masa pandemi merupakan masa yang menjadi momok terkait perekonomian, karena hal ini akan berpengaruh pada kelangsungan hidup. Jika kita berfikir secara spontan dengan keadaan yang seperti ini untuk memikirkan diri sendiri saja masih belum berkecukupan bagaimana bisa bersedekah atau berbagi kepada yang lain?. Ini merupakan pahala dan cobaan besar bagi mereka yang benar-benar ikhlas dalam berbagi dalam hal apapun. Ada kekuatan kenyamanan dan kebahagiaan tersendiri bagi mereka yang suka berbagi. Mereka tidak merasa kurang dan habis. Yang mereka rasakan setelah berbagi adalah rasa lega dan senang. Perasaan yang seperti ini lah sulit ditemukan dikalangan kita. Maka dari itu ada kekuatan tersendiri bagi orang yang bersedekah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala  telah mengambarkan dalam ayat Al-Qur’an, bahwa terdapat keutamaan dari jihad kepada Allah yakni jihad harta. Memberikan sebagian harta dengan tujuan mendapatkan Ridho dan pahala dari Allah memiliki manfaat yang banyak. Hendaknya kita tidak boleh meremehkan sedekah atau membantu orang yang membutuhkan meskipun dengan jumlah yang sedikit. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala kelak akan menyelamatkan seseorang dari neraka dengan sebab sedekah meskipun separuh kurma. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

فَاتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَة

Artinya: “Jagalah diri kalian dari neraka meskipun hanya dengan sedekah setengah biji kurma. Barangsiapa yang tak mendapatkannya, maka ucapkanlah perkataan yang baik.” (HR. Bukhari Muslim ).

Hadits ini mengajarkan kepada kita untuk berbagi meskipun hanya berukuran sedikit jumlahnya dan membiasakan berkata yang baik daripada banyak bicara yang akhirnya membuat hoax dan meresahkan masyarakat. Sungguh fantastisnya balasan dari sedekah yang meskipun itu hanya dengan sebiji kurma saja dengan niat yang ikhlas tampa mengharapkan pujian dari orang lain maka mereka bisa terhindar dari api neraka.

Ada dua kekuatan atau dahsyatnya yang akan dirasa dan dimiliki oleh sebab sedekah, yaitu Kekuatan orang yang bersedekah dan yang diberi sedekah. Orang yang bersedekah maka dia akan merasakan bagaimana harta tersebut sungguh sangat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.  Selain itu membuat orang yang bersedekah tidak sombang dengan harta yang dimilikinya karena dia sadar bahwa harta yang dia punya adalah titipan dari Allah dan dia sebagai perantara untuk harta tersebut diberikan kepada orang yang membutuhkan. Dan orang yang menerima sedekah mereka akan semakin kuat menghadapi ujian ini dan terus berjuang untuk bertahan hidup dengan usaha, ikhtiar dan doa.

Ada beberapa keutamaan sedekah yang diterima oleh Allah diantaranya:  Mendapatkan naungan dari Allah SWT di akhirat, mendatangkan rezeki, menolak bala, Menghapus Dosa, menyembuhkan penyakit, memanjangkan umur, membuka pintu surga dan Menjauhkan diri dari siksaan api neraka. Mengeluarkan sedekah berarti kita membuktikan rasa syukur kita kepada Allah karena orang yang bersyukur maka Allah akan menambah nikmat kepadanya Jika kufur maka ingatlah azab Allah amatlah pedih. Marilah kita bersedekah baik di saat lapang maupun sempit dengan niat yang ikhlas sehingga keberkahan hidup didunia dan akhirat dan apa yang Allah janjikan akan kita dapatkan. Dahsyatnya kekuatan bersedekah dapat dirasakan setiap pribadi masing-masing insan bagi yang menjalankannya dengan ikhlas. Keikhlasan adalah kunci utama dalam bersedekah. Orang yang senantiasa merasakan kebahagiaan ketika bersedekah merupakan orang yang memiliki hati yang mulia dan rendah hati. Motivasi penulis dalam secarik tulisan ini adalah harta dan ketaqwaan. Jika berbicara harta maka pandanglah orang yang berada dibawah, artinya masih banyak orang yang serba kurang dan membutuhkan. Sedangkan untuk ketaqwaan pandanglah keatas karena mereka orang-orang yang bertaqwa akan merasakan selalu dekat dengan Allah. Semoga bermanfaat dan memberikan motivasi bagi kita semua.

Sumber Gambar : https://mantrasukabumi.pikiran-rakyat.com/khazanah/pr-20651666/5-keajaiban-sedekah-menurut-alquran-salah-satunya-diberikan-jalan-keluar-dari-setiap-masalah

Sumarto sumarto

Respond For " KEKUATAN SEDEKAH DI MASA PANDEMI COVID-19._ "