Site icon Literasi Kita Indonesia

KOLABORASI MAHASISWA PRODI TBI IAIN CURUP DAN TBM TASIK MALAYA

Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Program Studi Tadarus Bahasa Inggris IAIN Curup di Perpustakaan SD Literasi Qur’ani dan Taman Baca Masyarakat TBM Tasik Malaya Curup Utara Kolaborasi semoga Barokah amin ya Allah.

Kolaborasi antara mahasiswa dan Taman Baca Masyarakat (TBM) memiliki peran yang sangat penting dalam membangun budaya literasi di tengah masyarakat. Di era yang serba cepat ini, kemampuan membaca, memahami, dan mengolah informasi menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa diabaikan. Namun, masih banyak masyarakat yang memiliki keterbatasan akses dan minat terhadap literasi. Di sinilah sinergi antara mahasiswa dan TBM menjadi harapan baru.

Mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki energi, pengetahuan, dan semangat untuk berkontribusi secara nyata. Sementara itu, Taman Baca Masyarakat menjadi ruang belajar yang dekat dengan masyarakat, tempat bertemunya berbagai kalangan untuk mengakses buku dan pengetahuan. Ketika keduanya berkolaborasi, tercipta gerakan literasi yang lebih hidup, kreatif, dan berkelanjutan.

Melalui berbagai kegiatan seperti pendampingan belajar, kelas membaca, diskusi, hingga pelatihan keterampilan, mahasiswa dapat membantu menghidupkan TBM menjadi pusat aktivitas edukatif yang menarik. Tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga membangun kepercayaan diri masyarakat untuk terus belajar dan berkembang.

Kolaborasi ini juga memberikan manfaat timbal balik. Mahasiswa memperoleh pengalaman sosial dan pemahaman nyata tentang kondisi masyarakat, sementara TBM mendapatkan dukungan sumber daya manusia yang inovatif dan penuh ide. Dengan demikian, literasi tidak lagi sekadar kemampuan membaca, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pada akhirnya, membangun literasi bukanlah tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi yang kuat antara mahasiswa dan Taman Baca Masyarakat, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih cerdas, kritis, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Exit mobile version