+62-852-27-281672
info@literasikitaindonesia.com

Menjadi Akademisi Dengan Pengabdian Masyarakat

[22/9/2019] Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus di jalankan seluruh civitas akademika. Bentuk aplikasi dari banyaknya teori-teori yang dipelajari di perguruan tinggi. Menjadi tanggung jawab dan kesadaran setiap perguruan tinggi untuk melakukan kegiatan pengabdian, bukan sekedar tugas atau kewajiban tetapi kebutuhan hidup dari setiap perguruan tinggi.

Bekerja sama dengan Tim Bank Sampah Bangkitku BSB Jambi, Bapak Santoso dan rekan. Kami dari akademisi perugurun tinggi melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Terjun Gajah Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Drs. Ali Musa Lubis, M.Ag [UIN Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi], Dr. Emmi Kholilah Harahap, M.Pd.I [STAI Maarif Jambi], Dr. Sumarto, M.Pd.I [IAIN Curup] dan Dr. Heru Setyawan [STAI An Nadwah Kuala Tungkal.

Kegiatan berlangsung dengan sistem pendampingan yang berkelanjutan, mulai tahap penyesuaian [inkulturasi], pemetaan potensi Desa, pelaksanaan kegiatan dari potensi Desa, dalam hal ini adalah pengolahan cangkang kelapa sawit [Daerah Desa Terjun Gajah Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat] penghasil sawit terbanyak menjadi asap cair [liquid smog] yang bermanfaat bagi pengawet kayu, menjaga hasil panen karet, pengawet makanan, salah satu obat dalam kesehatan. Selain sebagai asap cair, cangkang kelapa sawit juga bisa di olah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi perkebunan masyarakat.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Terjun Gajah Kec. Betara
Kab. Tanjung Jabung Barat

Sumarto sumarto

Menulis tidak hanya menulis, tetapi menulis harus dengan pengetahuan, karena tulisan butuh pengakuan yaitu keilmuan menulis tentang apa yang ingin di tulis
Sumarto sumarto

Respond For " Menjadi Akademisi Dengan Pengabdian Masyarakat "