Site icon Literasi Kita Indonesia

Program Tahsinul Qur’an Menumbuhkan Rasa Cinta dan Mengamalkan Isi Al Qur’an

Ustadz H. Muhammad Husein, M.A Tahsinul Qur’an di SPN Polda Bengkulu

Rejang Lebong, 18 September 2026 — Yayasan Literasi Kita Indonesia Kabupaten Rejang Lebong bersama Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Bengkulu melaksanakan Program Tahsinul Qur’an sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Ustadz H. Muhammad Husein, M.A “Program Tahsinul Qur’an dilaksanakan dalam semangat membangun budaya belajar Al-Qur’an yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca secara benar, tetapi juga mendorong peserta untuk memahami, menghayati, dan menerapkan pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.”

Tahsinul Qur’an merupakan proses pembelajaran untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an. Pembelajaran mencakup penguatan makharijul huruf, sifat huruf, hukum tajwid, panjang pendek bacaan, serta kelancaran membaca Al-Qur’an. Dengan pembelajaran yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, peserta diharapkan semakin percaya diri dalam membaca Al-Qur’an.

Yayasan Literasi Kita Indonesia memandang bahwa pembelajaran Al-Qur’an tidak dapat dipisahkan dari pembentukan karakter. Al-Qur’an tidak hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi pedoman dalam membangun sikap dan perilaku. Oleh karena itu, Program Tahsinul Qur’an diarahkan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Al-Qur’an yang kemudian diwujudkan melalui pengamalan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan.

Kerja sama dengan SPN Polda Bengkulu menjadi bagian dari sinergi dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan karakter. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan ruang untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus membangun kebiasaan positif seperti disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan sikap saling menghormati.

Kegiatan Tahsinul Qur’an juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan peserta dengan Al-Qur’an. Semakin baik kemampuan membaca Al-Qur’an, diharapkan semakin tumbuh keinginan untuk mempelajari kandungannya. Dari proses tersebut kemudian diharapkan lahir kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang bertahap dan komunikatif. Peserta diberikan kesempatan untuk membaca secara langsung, mendapatkan koreksi dan bimbingan, serta memperbaiki kesalahan bacaan. Pendekatan tersebut diharapkan membuat proses belajar menjadi lebih nyaman dan mendorong peserta untuk terus meningkatkan kemampuan.

Yayasan Literasi Kita Indonesia melalui konsep Literasi Qur’ani terus mendorong agar kegiatan membaca Al-Qur’an berkembang menjadi budaya belajar yang mencakup membaca, memahami, menulis, berdiskusi, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Literasi Qur’ani diharapkan mampu membentuk pribadi yang memiliki kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sekaligus memiliki akhlak yang baik.

Sementara itu, pelaksanaan program di lingkungan SPN Polda Bengkulu diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan yang memperkuat keseimbangan antara kemampuan profesional, kedisiplinan, dan nilai-nilai keagamaan. Keteladanan, tanggung jawab, integritas, serta kepedulian terhadap sesama merupakan nilai-nilai yang dapat diperkuat melalui pembelajaran dan pengamalan Al-Qur’an.

Kerja sama Yayasan Literasi Kita Indonesia Kabupaten Rejang Lebong dan SPN Polda Bengkulu diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan dalam berbagai kegiatan pendidikan dan keagamaan lainnya. Dengan demikian, Program Tahsinul Qur’an tidak berhenti pada peningkatan kemampuan membaca, tetapi menjadi bagian dari proses membangun kecintaan kepada Al-Qur’an dan membiasakan pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Program Tahsinul Qur’an, kedua lembaga berkomitmen untuk terus membangun budaya “membaca Al-Qur’an dengan benar, mencintai Al-Qur’an dengan hati, memahami Al-Qur’an dengan ilmu, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan.” (Tim YLKI)

Dokumentasi Kegiatan :

Ustadz H. Muhammad Husein, M.A Tahsinul Qur’an di SPN Polda Bengkulu
Ustadz H. Muhammad Husein, M.A Tahsinul Qur’an di SPN Polda Bengkulu
Exit mobile version