+62-852-27-281672
info@literasikitaindonesia.com

Sekolah Pengabdian Masyarakat: “Wujudkan Impian Menjadi Profesor”

Sekolah Pengabdian Masyarakat._Kelas Pengabdian Masyarakat Series 1 Perdana.

__________________

“Menjadi Profesor Guru Besar Masa Kerja 10 Tahun, melalui kegiatan pengabdian masyarakat”

_________________

Sambutan diawali Kepala Sekolah Pengabdian Masyarakat Dr. Agus Afandi Tim PAR UIN Sunan Ampel Surabaya. Kepala Sekolah kami sejak Kegiatan Short Course Community Outreach di Bromo, sampai sekarang dan seterusnya, Beliau adalah sosok yang menginspirasi dan memberikan kami banyak keteladanan untuk menjadi dosen yang memang benar Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan kesadaran dan kebijaksanaan hidup._Doa kami selalu semoga beliau sehat dan sukses selalu. Dr. Agus Afandi menyampaikan pentingnya menulis Kegiatan pengabdian masyarakat yang sudah dilakukan terutama PAR, sehingga sulit nya menulis Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis PAR lebih sulit dibandingkan menulis artikel jurnal yang terindeks scopus, karena orientasi berbasis PAR adalah keberlangsungan, kebermanfaatan, kejujuran dan kemanusiaan. Dimana kita adalah masyarakat dan masyarakat adalah kita tidak sekedar publishnya.

________________

KH. Rahadi Al Paluri guru kami yang luar biasa pimpinan LPTP Surakarta, beliau selalu hadir dalam setiap pertemuan, walaupun beliau sibuk dengan banyak kegiatan, pada Kelas malam tadi 17 Maret 2021, beliau banyak kegiatan, tetapi beliau tetap on hadir dalam kelas menyampaikan materi dan motivasi dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat tidak hanya tindakan disampaikan beliau tetapi ditulis dan dipublikasikan hingga menjadi produk seperti buku, artikel jurnal yang bisa memiliki banyak manfaat seperti yang di lakukan Prof. Budiyono Saputro hingga menjadi Profesor di usia kerja yang masih 10 tahun, teladan bagi kita semua._

Dr. Anis Masykhur di tengah kesibukan beliau menjadi Sekretaris Pokja Moderasi Beragama Kementerian Agama RI, beliau tetap menyampaikan salam dan semangat kepada seluruh peserta, beliau menyampaikan kelas Pengabdian Masyarakat yang di lakukan ini adalah awal kita untuk Peduli, untuk berbagi, untuk membangun komunitas Komunitas di Masyarakat hingga bisa mencapai kemandirian dan kesejahteraan. Penggerak sosial adalah kita para cendikiawan Akademisi dari perguruan tinggi.

_________________

Prof. Dr. Budiyono sebagai narasumber utama kita salah satu peserta SCCO Bromo Tahun 2017 yang meraih gelar Profesor karena menulis adalah pengabdian kepada masyarakat, menyampaikan beberapa hal; PAR adalah proses bukan hasil yang instan, PAR Berorientasi pada perubahan Perjuangan dan Pengorbanan, Metodologi Riset pengabdian masyarakat yang bagus adalah yang lahir dari masyarakat itu sendiri, yaitu sikap yang mereka lakukan, dan kita adalah mereka, hidup mereka, Melaksanakan pendampingan keberlanjutan._

Outcomes dari kegiatan pengabdian masyarakat bisa menjadi artikel yang terpublikasi jurnal bereputasi, menjadi bahan pembelajaran, rencana penelitian, buku dan produk yang lainnya, terutama bahan dalam mengajukan pangkat nambah Kum. PAR adalah observasi berkelanjutan, praktik, produk yang original, inovatif dan bisa menemukan novelty atau kebaruan kajian dari kajian sebelumnya tentang kegiatan pengabdian masyarakat. Apapun latar belakang keilmuan kita bisa selalu di Integrasi kan dengan Kegiatan Pengabdian Masyarakat, tidak ada yang sia sia.

________________

#Salam_Pengabdian#Salam_Transformatif#Salam_AlumniSCCOBromo_2017

Sumarto sumarto

Respond For " Sekolah Pengabdian Masyarakat: “Wujudkan Impian Menjadi Profesor” "