+62-852-27-281672
info@literasikitaindonesia.com

KONSELING MASALAH KELUARGA

Penyunting Dr. Sumarto, M.Pd.I. Kontributor Tulisan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Fakultas Dakwah. BPI.

Hidup berkeluarga adalah fitrah  yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Karena itu, orang yang berakal dan sehat tentu  mendambakan keluarga bahagia, sejahtera, damai, dan langgeng. Rumah tangga yang bahagia adalah rumah tangga di mana seluruh anggota keluarga tidak selalu mengalami keresahan yang menggoncang sendi-sendi keluarga. Rumah tangga  sejahtera  adalah rumah tangga  yang dapat  dipenuhi kebutuhan hidupnya, baik lahir maupun batin menurut tingkat sosialnya. Rumah tangga yang damai adalah rumah tangga di mana para anggota  keluarganya senantiasa  damai  tenteram dalam suasana kedamaian dan bebas dari percekcokan dan pertengkaran. Sedangkan rumah tangga yang langgeng (kekal) adalah rumah tangga  yang terjalin  kokoh dan tidak  terjadi perceraian selama kehidupannya.

Keluarga dibentuk dan berkembang dengan cara berbeda, dimulai dari dua orang berlainan jenis melibatkan diri sebagai pasangan keluarga, lahirnya anak dalam keluarga, pertumbuhan  anak-anak dan dinamika keluarga, sampai pada  akhirnya terjadi  proses  reproduksi dan aliansi keluarga. Keluarga juga dapat berfungsi dengan baik apabila memperhatikan faktor yang mempengaruhi reaksi emosional keluarga, pemikiran, keyakinan, sikap, prasangka, relasi, dan perilaku. Sangat penting bagi keluarga memperhatkan isu-isu kultural untuk mengembangkan sikap yang berkaitan dengan individu dan komunitas, pengambilan keputusan, jenis kelamin dan gender, persepsi, penggunaan bahasa, spiritualitas, siu fisik dan emosional serta pengalaman dan trauma.

Kesadaran pada konsep keluarga dan seluruh kekuatan yang ada  pada  keluarga menjadikan proses  interaksi  dan  komunikasi keluarga menjadi lebih intim dan kebutuhan terpenuhi.  Berbagai ahli telah menyadari bahwa keluarga dengan dinamikanya menjadi tempat berlangsungnya perkembangan keintiman, kekuasaan, relasi, pengambilan putusan, pemenuhan kebutuhan psiko-spiritual, dan interdependensi antar anggota keluarga dengan melibatkan feedback dinamis atau keteraturan hubungan  secara psikologis dan sosial.

Sumarto sumarto

Respond For " KONSELING MASALAH KELUARGA "