+62-852-27-281672
info@literasikitaindonesia.com

Kekuatan Sujud dan Doa di Bulan Ramadhan

Dewi Ayu Wahyuni Annur, Mahasiswa Pascasarjana IAIN Curup, Prodi PAI – Literasi Curup

Hari yang cerah ini, dengan hembusan angin yang sejuk dan indah membuat hari ini begitu semangat dalam memulai aktifitas baru. Perkenalkan namaku dewi aku terlahir dari keluarga sederhana aku hidup dilingkungan yang sejuk cuacanya dan dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangiku.

         Tepat pada hari ini aku seorang siswa SMA yang telah melaksanakan ujian nasional, dimana keinginan itu yang aku mimpi-mimpikan. Dan hari kelulusanku pun tiba, mungkin bagi kebanyakan orang mencari pekerjaan dengan tamatan SMA itu sulit apalagi yang ijazahnya belum keluar, sama seperti aku. Aku sangat ambisi dalam mengejar cita-citaku dan membuat orang tuaku bahagia. Ketika, lulusan sudah diumumkan aku bahagia kerena aku lulus dan alhamdulillahnya aku mendapatkan beasiswa untuk kuliah dimana itu adalah hal terindah yang aku miliki, tidak hanya itu ketika sebelum pengumuman tepatnya ketika aku sudah melaksanakan ujian nasional. Aku dan kembaranku membuat surat lamaran pekerjaan, ya mungkin bagi sebagian orang itu mustahil untuk dapat bekerja karena tidak menggunakan ijazah SMA. Tapi dengan samangat dari orang tuaku, kami memberanikan diri untuk melamar pekerjaan di sekolah-sekolah baik itu di PAUD, TK, SD, SMP bahkan di SMA hee… yaa sebenarnya itu mustahil tapi kalo Allah sudah berkehandak yang lain bisa apa.

          Pada suatu hari aku di panggil oleh kepala sekolah di SMA dimana tempat aku menimbah ilmu. Ya kalian pasti tahulah aku menyebarkan lamaran itu dimana-mana termasuk tempat aku sekolah. Pagi itu dengan cuaca yang cerah dengan hembusan angin yang lembut aku ditamani oleh kembaranku menemui panggilan dari kepala sekolah. Bapak itu pun berkata “benar kamu mau melamar pekerjaan disini” ya aku dengan kepolosanku mengatakan benar pak,aku mau kerja disini, untuk mengurangi beban orang tuaku dan pastinya menjadi pengalaman terbaruku pak. Mungkin bapak kepala sekolah itu banyak pertimbangan secara aku hanya lulusan SMA yang baru lulus, pengalamanku pun belum ada, tetapi aku ketika waktu sekolah masih menjadi murid aku suka sekali membatu ngecap surat di TU, aku suka membantu guru mengoreksi kertas ulangan bahkan aku suka membatu apapun kegiatan yang ada disekolah. Mungkin itu menjadi pertimbangan karena aku sedikit terkenal oleh kepala sekolah, guru dan staf-stafnya he. Dalam fikiranku, aku tidak akan diterima  tapi aku harus terimah apapun itu hasilnya. tak ku sangka kepala sekolah memberikan ku kesempatan untuk bekerja disana. Aku sangat bahagia karena aku diterima untuk bekerja disana, sujud syukur, kebahagian yang bertubih-tubih aku rasakan. Ternyata benar kata kedua orang tuaku, mintaklah sebanyak-banyaknya kepada allah disetiap sholat dan disetiap seperempat malammu. Insyaallah semua keinginan akan dikabulkan. Dari situ aku selalu menjadikan sholat seperempat malam selain ibadah adalah alat komunikasi yang terbaik kepada sang pencipta dengan semua keinginanku.

          Keesokan hari nya aku sudah mulai bekerja dimana aku adalah staf perpustakaan yang terkabung di dalam staf TU. Rasa deg degan yang kencang perasaan yang senang, takut bercampur menjadi satu yang membuat aku tak tahu berkata kata apalagi. Dengan semangat yang tinggi dengan harapan yang luar biasa aku merapikan baju kerjaku, mengosoknya dengan selicin mungkin hee dan dengan seharum mungkin untuk menyambut pagi hari yang cerah ini untuk pengalaman bekerja pertamaku ini. Dengan semangat pagi, dan doa orang tuaku, aku dengan motor kesayanganku sih merah ku sebut aku pergi menujuh sekolahku. kalo dulu aku pergi untuk bersekolah sekarang aku pergi untuk bekerja.dimana ini adalah bulan suci ramadhan  yang sangat melengkapi hadiah yang luar biasa yang diberikan allah kepadaku.

          Pagi ini aku sampai disekolah dengan pakaianku yang bewarna hitam putih, sepatu hitam dan jilbab hitam aku memulai aktifitas baruku. Yang pertama kali aku temui adalah kepala sekolahku yang menerimahku untuk bekerja disana karena pesan beliau “besok kalo kamu kesekolah temui saya dulu”.  Dan pagi itu aku menemui bapak kepala sekolah. tenyata bapak memberi tahu apa saja tugasku dan tempat ruangan aku dimana, dan dikenalkan dengan  staf-staf yang lain bahwa aku bekerja disana. Wahh rasa yang amat bahagia ternyata aku disambut dengan senyuman yang manis dari staf-staf lain.  Hari ini tidak basah-basih lagi aku diajak oleh salah satu staf untuk bekerja menerimah siswa baru. Karena pada bulan ramadhan ini. Ditempatku bekerja sedang melakukan Penerimaan Siswa Baru ( PSB ) dimana ini awal pekerjaanku yang pertama dengan penuh semangat dan senyuman yang tak pernah tinggal dari bibirku aku melayani semua murid-murid dan orang tua yang ingin mendaftar anak mereka  menjadi murid di tempat aku bekerja ini. Luar biasa ramainya murid-murid yang ingin mendaftar sehingga tak terasa letih,lapar dan capek mungkin karena aku terlalu semangat sehingga tak ku rasakan itu semua. Dan ketika sudah semakin sore tepatnya pukul 15.45 pendaftaran ditutup waktunya pulang. Sebelum pulanh aku membereskan semua map-map yang banyak dan alat tulis dan pelengkapan lainnya yang ada dimeja itu untuk dimasukan di dalam ruangan TU. Pulang dari sana aku menceritakan kepada orang tuaku tentang pengalamanku hari ini, dengan senyum bahagia orang tuaku memberikan pesan “nak apapun pekerjaanya susah, mudah kamu harus mengerjakanya dengan ikhlas, ingat jgn melihat pekerjaan dari gajinya, tapi ingatlah pengalaman yang luar biasa dan kepercayaan orang terhadapmu itu yang lebih utama. Tidak hanya itu sholat seperempat malammu jangan kamu tinggalkan”  pesan ini slalu aku ingat sampai sekarang. Dan setelah beberapa minggu tepatnya bebrapa hari lagi mau lebaran, ternyata aku mendapatkan gajiku, dan THRku yang pertama kali dari hasil kerjaku. Aku sangat bahagia sekali aku bisa mendapatkan uang dari keringatku dan pasti dari doa orang tuaku. Aku bisa memberikan orang tuaku uang walaupun tidak jumlah yang banyak, aku bisa membarikan saudara-saudaraku uang walaupun tidak banyak. Aku sangat bersyukur atas apa yang aku inginkan di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini semuanya dikabulkan oleh ALLAH. Terimakasih ya Robb,.. doa dan harapanku engkau kabulkan dibulan yang indah ini dan disemperempatmu yang begitu indah.

Pasanku buat kalian: untuk merasakan ALLAH bersamamu jangan engkau tinggalkan seperempat malammu, ingat ketika itu adalah alat komunikasi yang luar biasa sampai kepadaNYA. Dan dibulan penuh suci ini. Adalah harapan yang penuh kenyataan jika kalian ikhlas dan senang menyambut bulan ramadan ini. Ini kisahku yang benar- benar aku alami di tahun 2014 masih banyak cerita yang lebih menyenangkan dan menyakitkan yang pernah aku rasakan

Sumarto sumarto

Menulis tidak hanya menulis, tetapi menulis harus dengan pengetahuan, karena tulisan butuh pengakuan yaitu keilmuan menulis tentang apa yang ingin di tulis
Sumarto sumarto

Respond For " Kekuatan Sujud dan Doa di Bulan Ramadhan "