Surau Gadang Syekh Burhanuddin Menggali Nilai Keislaman dan Kearifan Budaya Lokal

(Tanjung Medan Ulakan, 13 Agustus 2025) Surau Gadang Syekh Burhanuddin Tanjung Medan Ulakan Sumatera Barat menjadi Pusat Kegiatan Keagamaan Masyarakat dalam Beribadah dan Kegiatan Belajar Mengajar, Sejarah di Sumatera Barat yang tidak akan pernah dilupakan dan menjadi kemajuan Budaya Islam.
Dr. Roni Faslah Dosen STIT Syekh Burhanuddin menjelaskan Sejarah Surau Gadang Syekh Burhanuddin dalam mengajarkan Nilai – Nilai Keislaman di Padang Sumatera Barat, Budaya Keislaman dan semangat dalam belajar Agama untuk pedoman hidup, bekal menuju akhirat, menjadi Insan yang Taqwa, berdakwah dan Keikhlasan menjalani kehidupan.
Kesederhanaan hidup menjadi kekuatan dalam menjalankan ajaran Agama, melaksanakan Ibadah dengan tekun, kesabaran dan keikhlasan, menjadi Insan yang bermanfaat dengan berdakwah belajar mengaji dan mengajarkannya, budaya masyarakat dengan penerapan Nilai – Nilai Keislaman pelajaran penting untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah Subhana wata’ala.
Proses pendidikan di Surau Gadang Syekh Burhanuddin masih berlangsung dengan baik, kegiatan Ibadah dan amalan – amalan masih berlanjut dari generasi ke generasi. Syekh Burhanuddin berhasil menyatukan ajaran Islam dengan adat istiadat Minangkabau, menghasilkan falsafah “adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah”.
Syekh Burhanuddin di Pariaman, khususnya di Ulakan, Tarekat Syattariyah ini juga dikenal dengan tradisi keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi, Basafa, dan ziarah ke makam Syekh Burhanuddin. Sinkronisasi antara ajaran Islam dengan budaya Minangkabau. Strategi dalam Dakwah dengan melaksanakan pendekatan secara Budaya sangat efektif untuk melakukan perubahan sosial.





- SELAMAT DAN SUKSES WAKIL KEPALA SD LITERASI QUR’ANI DAN KEPALA PERPUSTAKAAN TERPILIH - April 12, 2026
- PKBM LITERASI QUR’ANI MELAKSANAKAN TKA PAKET A (SETARA SD) DAN PAKET B (SETARA SMP) - April 12, 2026
- KEMBAR SOLEHA SANTRI SD LITERASI QUR’ANI - April 12, 2026
Leave a Reply